Pemanfaatan Teknologi Canggih VR Dan AR Bagi Pendidikan

Kata Pengantar

Puji syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan karunia dan rahmat-Nya, sehingga saya mampu menyelesaikan karya tulis ilmiah ini dengan baik. Karya tulis ilmiah ini saya buat agar pembaca lebih mengenal dan memanfaatkan teknologi canggih VR dan AR terutama di dunia pendidikan.

Saya menyadari bahwa masih terdapat kekurangan maupun kesalahan dalam penyusunan karya tulis ilmiah ini sehingga saya mengharapkan kritik dan saran pembaca yang bersifat membangun untuk perbaikan di masa yang akan datang. Saya mengucapkan terima kasih dan mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam penyusunan karya tulis ilmiah ini.



Malang, 15 Agustus 2017




                                                                                                                          Penyusun

Daftar Isi

BAB I

Pendahuluan
1.1 Latar Belakang
1.2 Rumusan Masalah
1.3 Tujuan

BAB II

Dasar Teori
2.1 Definisi teknologi menurut Sardar (1987)
2.2 Definisi teknologi Virtual Reality

BAB III

Pembahasan
3.1 Definisi teknologi VR dan AR
3.2 Perangkat pendukung VR dan AR
3.3 Cara kerja teknologi VR dan AR
3.4 Pemanfaatan teknologi VR dan AR dalam dunia pendidikan
3.5 Dampak positif dan negatif penerapan teknologi VR dan AR dalam dunia pendidikan

BAB IV

Penutup
4.1 Kesimpulan
4.2 Saran

Daftar Rujukan





Bab I

Pendahuluan


1.1 Latar Belakang

Teknologi sangat bermanfaat untuk membantu dan mempermudah aktivitas manusia di era modern saat ini. Pekembangannya yang tiada henti membuat para ilmuwan terus mengembangkan untuk memberikan kenyamanan hidup manusia. Teknologi juga memberikan dampak positif maupun negatif dalam kehidupan modern. Beberapa teknologi yang ramai dibicarakan adalah Virtual Reality dan Augmented Reality.


Teknologi VR dan AR sangat membantu pengguna untuk memberikan lingkungan 3 dimensi, sehingga membuat pengguna merasa berada di dunia nyata. Teknologi ini memberikan manfaat di berbagai bidang kehidupan, seperti bidang kedokteran, militer, penerbangan, dan masih banyak lagi. Selain itu VR dan AR digunakan di dalam dunia pendidikan untuk menciptakan suasana pembelajaran yang menarik dan menyanangkan. Kecanggihan teknologi tersebut mampu memberikan pengalaman visualisasi terhadap siswa agar lebih bersemangat dalam belajar. Karena pembelajaran menarik tercipta dari media menarik yang digunakan.


1.2 Rumusan Masalah


1. Apa definisi teknologi VR dan AR?

2. Apa perangkat pendukung VR dan AR?
3. Bagaimana cara kerja teknologi VR dan AR?
4. Apa manfaat teknologi VR dan AR dalam dunia pendidikan?
5. Apa dampak positif dan negatif teknologi VR dan AR dalam dunia pendidikan?

1.3 Tujuan


1. Agar pembaca mengetahui seputar teknologi VR dan AR

2. Agar pembaca mengetahui perangkat pendukung VR dan AR
3. Agar pembaca mengetahui cara kerja VR dan AR
4. Agar pembaca mengetahui manfaat teknologi VR dan AR dalam dunia pendidikan
5. Agar pembaca mengetahui dampak positif dan negatif teknologi VR dan AR dalam dunia pendidikan.

Bab II

Dasar Teori


2.1 Definisi Teknologi Menurut Sardar (1987)


Teknologi merupakan sarana untuk memecahkan masalah mendasar dari peradaban manusia. Tanpa penggunaan teknologi, maka hal ini akan menyebabkan banyak masalah tidak dapat diselesaikan dengan baik dan sempurna.


2.2 Definisi Teknologi Virtual Reality Menurut Para Ahli


1. (Hillis,1999: xv Shields, 2003: 59)

Virtual Reality menyatukan dunia teknologi dan kemampuannya untuk mempresentasikan alam. Dengan bidang yang luas dan tumpang tindih mengenai hubungan sosial dan makna.

2. Ronald T. Azuma (1997) mendefinisikan

Augmented Reality sebagai penggabungan  benda- benda nyata dan maya di lingkungan nyata, berjalan secara interaktif dalam waktu nyata (realtime), dan terdapat integrasi antarbenda dalam tiga dimensi, yaitu benda maya terintegrasi dalam dunia nyata.

Bab III

Pembahasan


3.1 Definisi Teknologi Virtual Reality


Virtual Reality atau dalam bahasa Indonesia adalah realitas maya merupakan teknologi yang membuat pengguna dapat berinteraksi dengan suatu lingkungan yang disimulasikan oleh komputer, suatu lingkungan ini akan memberikan imajinasi dan pengalaman visual yang menakjubkan. Sedangkan Augmented Reality atau dalam bahasa Indonesia adalah realitas tertambah merupakan teknologi yang menggabungkan benda maya 2 dimensi dan 3 dimensi lalu memproyeksikan benda-benda maya tersebut dalam waktu nyata. Dilihat dari pengertiannya keduanya sama-sama memberikan pengalam visual bagi penggunanya.


3.2 Perangkat Pendukung VR dan AR


Perangkat tambahan juga diperlukan untuk mendukung jalannya teknologi VR dan AR.

Perangkat pendukung Virtual Reality, yaitu berupa :
1. Helm atau kacamata, berfungsi menggambarkan tampilan pada layar agar pengguna dapat melihat perspektif gambar yang terlihat lebih nyata.
2. Headset, memberikan efek suara yang jelas agar pengguna benar-benar berada pada suasana nyata.
3. Glove dan walker, penghubung interaksi tangan dan kaki pengguna dengan dunia game, sehingga pengguna dapat merasakan benda-benda seperti di dunia nyata.

Sedangkan perangkat pendukung Augmented Reality, yaitu berupa :

1. Display, digunakan untuk menampilkan gambar dari proses komputer. Terdapat 3 jenis display yang digunakan, yaitu :
a. Head Mounted Device (HMD), menampilkan hasil penggabungan lingkungan virtual dan nyata.
b. Handheld display, kemampuan menampilkan gambar, proses data, input, dan tracking. Berbentuk helm ataupun kacamata.
c. Spatial AR, citra visual langsung ditampilan ke dalam objek fisik tanpa harus membawa display.
2. Input tracking, berfungsi untuk melacak keberadaan marker (penanda) di dalam aplikasi AR ini.

3.3  Cara Kerja Teknologi VR dan AR


Cara kerja Virtual Reality pada prinsipnya adalah pengguna akan melihat gambar-gambar dinamis hasil simulasi komputer yang terlihat nyata. Melalui perangkat-perangkat VR, pengguna dapat berinteraksi langsung dengan lingkungan virtual, baik secara fisik maupun psikologis.


Sedangkan cara kerja Augmented Reality menggunakan deteksi citra yaitu marker. Pada prinsipnya kamera yang telah dikalibrasi akan mendeteksi tanda yang diberikan, setelah mengenali pola dari tanda tersebut kamera akan melakukan perhitungan apakah tanda tersebut sudah sesuai dengan database yang tersedia. Jika tidak tersedia maka tanda tersebut tidak akan diolah. Sebaliknya jika tersedia maka tanda akan me-render dan menampilkan objek 3D yang telah dibuat sebelumnya.


3.4  Pemanfaatan Teknologi VR dan AR Dalam Dunia Pendidikan


Media pembelajaran yang baik adalah media yang mampu menimbulkan rasa ketertarikan sehingga siswa bisa fokus dan lebih aktif dalam proses pembelajaran. Penggunaaan media berbasis teknologi seperti VR dan AR ini jika dimanfaatkan dengan tepat dapat mengatasi sikap pasif pada siswa. Teknologi VR sekarang dijadikan sebagai media pembelajaran yang interaktif, karena kemampuan visualisasi dari dunia maya ke dunia nyata. Konsep ini pun dapat dimanfaatkan salah satunya pada pelajaran biologi yaitu proses pembelahan sel yang sulit dilakukan secara nyata. Selain itu dapat digunakan sebagai simulasi gempa, studi efek angin, model astronomi, ataupun matematika yang kompleks.


Selanjutnya adalah AR yang juga dimanfaatkan di dunia pendidikan. Dengan AR siswa dapat melihat simulasi yang diciptakan komputer akan organ tubuh manusia, sejarah-sejarah penting, bentuk bangun ruang atau geometri secara mendalam. C
ontoh lain dari pemanfaatan AR pada tingkat pendidikan yang lebih tinggi  adalah Contruct 3D yang dapat membantu mengenai konsep dari matematika dan geometri. Hal ini membuat siswa akan lebih mengerti tentang apa yang sedang dipelajari. Karena mereka tidak melihat dalam bentuk 2 dimensi, tetapi dalam bentuk 3 dimensi yang dalam dilihat dari sudut manapun.

3.5  Dampak Positif dan Negatif Penerapan Teknologi VR dan AR Dalam Dunia Pendidikan


Perkembangan teknologi telah memperlihatkan dampak yang signifikan baik itu dampak positif maupun negatif. Berikut merupakan dampak positif dari teknologi VR dan AR dalam dunia pendidikan : 

1. Teknologi yang menggunakan grafik 3 dimensi, sehingga seakan-akan pengguna merasakan sensasi berinteraksi dengan lingkungan nyata
2. Membantu siswa memvisualisasikan materi-materi pembelajaran abstrak menjadi lebih mudah untuk dipahami
3. Sebagai media pembelajaran yang lebih menarik dan menyenangkan
4. Meningkatkan minat siswa dalam proses pembelajaran
5. Siswa dapat menjelajahi tempat-tempat bersejarah yang belum mereka kunjungi sebelumnya.

Teknologi VR dan AR juga memiliki dampak negatif jika digunakan secara berlebihan, seperti :

1. Menimbulkan sakit mata atau pusing kepala jika terlalu lama menggunakannya
2. Pengguna akan lebih sering bermain dengan VR atau AR untuk menghabiskan waktunya
3. Terbawa sensasi dari dunia virtual sehingga pengguna akan merasa bosan jika di dunia nyata
4. Menderita cybersickness, penyakit yang terjadi akibat terlalu lama menggunakan headgear.

Bab IV

Penutup

4.1 Kesimpulan

Penggunaan teknologi canggih Virtual Reality dan Augmented Reality dapat dijadikan media pembelajaran interaktif bagi siswa. Teknologi ini mampu meningkatkan minat belajar siswa karena dapat menampilkan keadaan secara nyata serta siswa dapat menerima informasi pembelajaran dengan mudah. Pemanfaatan media ini dapat merangsang pola pikir siswa terhadap suatu masalah dalam proses pembelajaran. Selain itu, penggunaan teknologi VR dan AR juga memiliki dampat positif dan negatif dalam dunia pendidikan.



4.2 Saran

Bermain dan belajar melalui VR dan AR sangatlah menyenangkan. Maka dari itu, pengguna harus bisa mengontrol waktu karena sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Pengaplikasian teknologi ini 
sebaiknya digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari pemanfaatan teknologi ini, peran guru dan orang tua sangat diperlukan untuk mendidik siswanya agar menggunakan teknologi sesuai dengan penempatannya. 

Daftar Rujukan


Tidak ada komentar:

Posting Komentar